Farmakognosi Simplisia

Prinsip dalam teknologi pasca panen

Penerapan teknologi Pasca panen merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian. Selain itu, aplikasi teknologi pascapanen juga dapat menekan kehilangan hasil panen. Penerapan teknologi diawali dengan diseminasi teknologi, selanjutnya terjadi adopsi teknologi.


https://youtu.be/8UaZqmmxwP0


Temukan saya Ade Yolanda Putri (G1E122032) di menit ke 00:01 - 03:22

Komentar

  1. mengapa simplisia perlu di standarisasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena berdasarkan besarnya potensi daun simplisia sebagai obat, maka perlu dilakukan standardisasi bahan baku simplisia dan ekstrak untuk dapat mengendalikan mutu simplisia.

      Tujuan dari standardisasi sendiri adalah menjaga stabilitas dan keamanan, serta mempertahankan konsistensi kandungan senyawa aktif yang terkandung dalam simplisia maupun ekstrak.

      Standarisasi diperlukan agar dapat diperoleh bahan baku yang seragam yang akhirnya dapat menjamin efek farmakologi tanaman tersebut

      Hapus
    2. Mengapa kadar air perlu diperhatikan dalam pembuatan simplisia dan bagaimana cara menentukan kadar air yg baik untuk simplisia?

      Hapus
  2. 1. bagaimana contoh dari hubungan antara sifat biologis tanaman itu dengan kemungkinan-kemungkinan kerusakan yang bisa terjadi pada si tanaman
    2. mengapa harus dilakukan 2 tahap dalam pengolahan simplisia

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Contoh hubungan antara sifat biologis tanaman dengan kerusakan yang mungkin terjadi adalah terjadinya perubahan dari bagian tanaman yang meliputi: a. perubahan fisik/morfologis seperti daunnya mengering; b. Perubahan komposisi, misalnya kadar air berkurang.

      2. Karena 2 tahap tersebut merupakan teknologi pasca panen yang meliputi pengolahan primer dan sekunder. Dibedakan menjadi dua berdasarkan fungsi dan kemanfaatannya.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Organik Hidrokarbon pertemuan 2

Matematika Farmasi RPS 15